• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Perpustakaan Saung Baca Pintar
  2. Katalog
  3. Arti makna tokoh pewayangan Ramayana dalam pembentukan dan p...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Arti makna tokoh pewayangan Ramayana dalam pembentukan dan pembinaan watak (seri I)

Suhardi, Suhardi; Subagijo, Wisnu; Suyanto, Suyanto

Karakter setiap tokoh pewayangan merupakan lambang dart berbagai perwatakan yang ada dalam kehidupan manusia. Ada tokoh balk dan ada tokoh jahat Ada yang melambangkan kejujuran, keadilan, kesucian, kepahlawanan, kesucian, tetapi ada pula yang melambangkan angkara murka, keserakahan, ketidakjujuran, dan lain sebagainya. Ada sifat dan perilaku tokoh yang patut ditiru atau dicontoh, tetapi ada pula sifat dan perilaku tokoh yang seyogyanya dijauhi. Wayang sebagal karya 8eni yang penuh dengan makna ftlosofis dan nilai-nilai etis sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa. Kegandrungan akan wayang ini, sadar atau tidak, · mewarnai alam pikiran dan perilaku manusia penggemarnya, terutama pelajaran segi positifnya. Tidak jarang seseorang mengidolakan tokoh wayang tertentu, sehingga cara berpikir, cara bertindak atau bersikap seolah-olah sama dengan tokoh wayang idolanya tersebut.
Detail Information
Publisher
Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional
Tahun
1994
Bahasa
id
Last Updated
2018-10-30T09:07:46Z
Subjects / Keywords
Wayang Seni dan Kesenian Seni pertunjukkan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Perpustakaan Saung Baca Pintar
Perpustakaan Saung Baca Pintar
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Perpustakaan kami merupakan pusat informasi dan pembelajaran yang menyediakan berbagai koleksi buku dan sumber digital. Kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan pendidikan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.181
Online: 1.181 Onsite: 0
Bulan ini 70.247
Online: 69.149 Onsite: 1.098
Total 278.483
Online: 263.303 Onsite: 15.180

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar