Cerita rakyat dari Papua: iri hati membawa sengsara
H. Rr. Dwiantari, H. Rr. Dwiantari
Kisah ini bercerita tentang konflik dua orang bersaudara yang membuat perhiasan adat berbentuk cenderawasih untuk persiapan sayembara di kampung Merhaje, daerah Jayapura (Indonesia bagian timur). Konflik itu mengakibatkan perpisahan seorang kakak dan seorang adik yang tadinya saling menyayangi. Selain itu, juga mengakibatkan perpecahan masyarakat kampung Merhaje.
Tujuan cerita ini mendidik pembaca agar dapat mencerna mana yang patut ditiru dan mana yang tidak patut ditiru. Melalui cerita ini pengarang berpesan bahwa antarmanusia harus saling menyayangi dan saling percaya. Janganlah dalam karena akan mengakibatkan perpecahan keluarga.
Tujuan cerita ini mendidik pembaca agar dapat mencerna mana yang patut ditiru dan mana yang tidak patut ditiru. Melalui cerita ini pengarang berpesan bahwa antarmanusia harus saling menyayangi dan saling percaya. Janganlah dalam karena akan mengakibatkan perpecahan keluarga.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2017
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2018-04-02T04:03:18Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah