Aja dijupuki, ya! = Jangan diambili, ya!
Prihambada, Yogalih Sangaulia
Menjaga kelestarikan alam, satwa di hutan Tompak dan Jatimulyo Girimulyo, Kulon Progo. Kiranya kalimat tersebut yang akan dipatuhi dan dilaksanakan Wanda ke depannya. Wanda sudah jera sejadi-jadinya mengganggu satwa dari Perbukitan Menoreh. Semenjak peristiwa itu, satwa di Perbukitan Menoreh bisa hidup dengan damai dan lestari. Waduh…, kira-kira ada peristiwa apa ya? Satwa Perbukitan Menoreh apa yang berhasil membuat Wanda menjadi penyayang binatang? Ayo! Teman-teman Nusantara, baca dan simak cerita yang asyik dan menyenangkan ini bersama cerita “Aja Dijupuki, Ya!.”
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
- Tahun
- 2024
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-10-10T07:31:21Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah