• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Perpustakaan Saung Baca Pintar
  2. Katalog
  3. Kebhinekaan budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Kebhinekaan budaya Papua : perspektif arkeologi prasejarah

Tolla, Marlin

Papua merupakan wilayah yang sangat menarik untuk kajian percampuran budaya (cultural mix) atau asimilasi antara ras Australo-Melanesoid dengan Mongloid/Austronesia. Ras Australo-Melanesoid (Papua) tampaknya telab mengbuni wilayab ini sebelum kebadiran migrasi Austronesia sekitar 5000 tabun yang lalu. Bukti-bukti arkeologis di situs Kuk mengindikasikan adanya kegiatan pertanian sekitar 7000 tabun yang lalu, atau sebelum kebadiran penutur Austronesia di Papua. Kajian tentang awal pertanian di Papua merupakan topik yang menarik dilakukan di daerab ini. Pertanyaan yang muncul apakab pertanian umbi-umbian (taro dan yam) di Papua bersifat independen, seperti balnya gandum di Asia Barat, padi di Cina dan India, serta jagung di Amerika Selatan. Kajian awal pertanian di Papua yang sudah dirintis oleb peneliti terdabulu perlu dilanjutkan di masa yang akan datang, dan deskripsi hasil penelitian yang dilakukan selama ini telab dimuat dalam buku ini. Buku ini sangat penting untuk dibaca sebagai panduan untuk memahami dinamika budaya Papua dari masa lalu hingga saat ini. Semoga buku ini menjadi media pembelajaran mengenai arkeologi Papau, dinamika dan percampuran atau hibridisasi budaya antara masyarakat Papua dan kelompok Austronesia.
Detail Information
Publisher
Balai Arkeologi Papua, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional
Tahun
2016
Bahasa
id
Last Updated
2025-03-26T07:17:25Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Sejarah Indonesia Penelitian kebudayaan
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Perpustakaan Saung Baca Pintar
Perpustakaan Saung Baca Pintar
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Perpustakaan kami merupakan pusat informasi dan pembelajaran yang menyediakan berbagai koleksi buku dan sumber digital. Kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan pendidikan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Statistik Pengunjung

Hari ini 108
Online: 108 Onsite: 0
Bulan ini 79.603
Online: 78.474 Onsite: 1.129
Total 287.839
Online: 272.628 Onsite: 15.211

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar