Rumah besar
Kaeni, Heidy
Saya sendiri baru mengenal lebih dekat panti asuhan ketika ingin mengadopsi seorang anak (secara legal dan terbuka). Kunjungan rutin ke panti asuhan selama beberapa tahun itulah yang menjadi sumber inspirasi saya untuk menulis cerita
Rumah Besar ini. Meskipun tidak bertalian darah, semua anak di sana seperti saudara. Begitu pula pengunjung yang datang ke sana, seketika menjadi “adik”, “kakak”, “om” dan “tante”, atau bahkan “bunda” dan “ayah”.
Rumah Besar ini. Meskipun tidak bertalian darah, semua anak di sana seperti saudara. Begitu pula pengunjung yang datang ke sana, seketika menjadi “adik”, “kakak”, “om” dan “tante”, atau bahkan “bunda” dan “ayah”.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-22T08:36:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah