Ceritera rakyat daerah Sumatera Barat
Abizar, Abizar, dll
Usaha pendidikan mental masyarakat daerah dan pembinaan kebudayaan Nasional umumnya, perlu didasarkan kepada nilai budaya yang terdapat dalam masyarakat bersangkutan. Nilai budaya yang dimaksud dapat diidentifikasikan dari berbagai sumber, dan dengan berbagai cara. Ceritera Rakyat adalah satu dari sekian sumber/media, melalui mana nilai-nilai tersebut dapat diketahui.
Memang telah banyak ceritera rakyat daerah yang berhasil dikumpulkan. Namun, penggalian nilai budaya yang terkandung di dalamnya, ataupun pengidentifikasian. nilai budaya masyarakat melalui cerita tersebut, dirasa masih belum memadai. Dengan penambahan volume ceritera rakyat terus menerus melalui usaha pengumpulan, merupakan suatu kegiatan pokok dalam langkah/usaha penggalian nilai-nilai di atas. Khusus untuk daerah Sumatera Barat, pengumpulan dan penulisan ceritera rakyat telah sejak lama dimulai. Usaha ini dilakukan baik oleh inisiatif perorangan maupun lembaga pemerintah
atau swasta.
Sebagai hasilnya telah beredar di tengah masyarakat sejumlah besar naskah, baik dalam bahasa daerah maupun dalam bahasa Indonesia. Namun, bagaimanapun, kenyataannya masih banyak ceritera yang tetap tinggal dari mulut ke mulut. Maka, usaha pengumpulan yang dilakukan sekarang, di satu pihak akan dapat mencegah kemungkinan hilangnya ceritera tersebut akibat pergantian generasi, di pihak lain akan memperkaya sumber, melalui mana penggalian nilai-nilai budaya daerah seperti yang disebutkan di atas, dapat dilaksanakan.
Memang telah banyak ceritera rakyat daerah yang berhasil dikumpulkan. Namun, penggalian nilai budaya yang terkandung di dalamnya, ataupun pengidentifikasian. nilai budaya masyarakat melalui cerita tersebut, dirasa masih belum memadai. Dengan penambahan volume ceritera rakyat terus menerus melalui usaha pengumpulan, merupakan suatu kegiatan pokok dalam langkah/usaha penggalian nilai-nilai di atas. Khusus untuk daerah Sumatera Barat, pengumpulan dan penulisan ceritera rakyat telah sejak lama dimulai. Usaha ini dilakukan baik oleh inisiatif perorangan maupun lembaga pemerintah
atau swasta.
Sebagai hasilnya telah beredar di tengah masyarakat sejumlah besar naskah, baik dalam bahasa daerah maupun dalam bahasa Indonesia. Namun, bagaimanapun, kenyataannya masih banyak ceritera yang tetap tinggal dari mulut ke mulut. Maka, usaha pengumpulan yang dilakukan sekarang, di satu pihak akan dapat mencegah kemungkinan hilangnya ceritera tersebut akibat pergantian generasi, di pihak lain akan memperkaya sumber, melalui mana penggalian nilai-nilai budaya daerah seperti yang disebutkan di atas, dapat dilaksanakan.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1982
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-12-20T03:44:39Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah