Sikap masyarakat Kota Bukittinggi terhadap ilmu gaib
Maryeti, Maryeti; Dahlan, M. Halwi; Iriani, Iriani
Penelitian ini berangkat dari sebuah hipotesis bahwa masyarakat kota dengan segala kemajuan dan fasilitas (modern) yang tersedia masih tetap menggunakan ilmu gaib dalam menjawab dan mengatasi persoalan hidupnya sehari-hari. Hipotesis ini muncul dari kenyataan yang ditemui sehari-hari yang dapat dilihat dengan kasat mata, bahwa semakin maraknya pengobatan-pengobatan alternatif (pengobatan dengan menggunakan kekuatan supernatural).
Dari hasil yang diperoleh di lapangan (tabulasi kuesioner) ternyata masyarakat kota yang menjadi sampel penelitian ini bersikap negatif terhadap ilmu gaib. Artinya, pengobatan oleh dukun bukanlah menjadi prioritas pertama bagi mereka. Begitupun tentang penyebab penyakit atau praktek-praktek ilmu gaib dalam usaha memperoleh keuntungan (dalam berdagang) atau memperoleh jabatan tidak sepenuhnya dipercayai, hanya sebagian kecil saja yang mempercayai (dan melakukan) hal-hal yang berbau gaib tersebut.
Sikap negatif yang ditunjukkan oleh kelompok sampel, tidak mencerminkan karakteristik tertentu (baik dari segi tingkat pendidikan maupun jenis pekerjaan) dari kelompok sampel tersebut. Meskipun kelompok sampel menunjukkan sikap negatif terhadap ilmu gaib, namun mereka meyakini dan menyadari keberadaan ilmu gaib itu dalam kehidupan sehari-hari, serta meyakini pula bahwa ilmu gaib itu bermanfaat bagi manusia.
Dari hasil yang diperoleh di lapangan (tabulasi kuesioner) ternyata masyarakat kota yang menjadi sampel penelitian ini bersikap negatif terhadap ilmu gaib. Artinya, pengobatan oleh dukun bukanlah menjadi prioritas pertama bagi mereka. Begitupun tentang penyebab penyakit atau praktek-praktek ilmu gaib dalam usaha memperoleh keuntungan (dalam berdagang) atau memperoleh jabatan tidak sepenuhnya dipercayai, hanya sebagian kecil saja yang mempercayai (dan melakukan) hal-hal yang berbau gaib tersebut.
Sikap negatif yang ditunjukkan oleh kelompok sampel, tidak mencerminkan karakteristik tertentu (baik dari segi tingkat pendidikan maupun jenis pekerjaan) dari kelompok sampel tersebut. Meskipun kelompok sampel menunjukkan sikap negatif terhadap ilmu gaib, namun mereka meyakini dan menyadari keberadaan ilmu gaib itu dalam kehidupan sehari-hari, serta meyakini pula bahwa ilmu gaib itu bermanfaat bagi manusia.
Detail Information
- Publisher
- Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang
- Tahun
- 2002
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2025-03-21T01:56:59Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah