Peran anak nagari pada masa perang: studi kasus Nagari Situjuah Batua Kabupaten Lima Puluh Kota dalam peristiwa pdri dan prri (1948-1966)
Zubir, Zusneli; Imaduddin, Iim; Naralia, Lia
Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang, telah melakukan penelitian sehubungan dengan peran dan posisi nagari-nagari dalam perjuangan. Nagari Situjuh Batua di Kabupaten Limapuluh Koto adalah salah satu Nagari di Sumatra Barat yang punya peran besar dalam membantu perjuangan bangsa ini dalam membela negara untuk melawan kolonial, atau pihak-pihak yang di anggap merusak terhadap eksistensi masyarakat itu sendiri. Bagi masyarakat Situjuh Batua korban-korban yang berjatuhan akibat di bantai oleh kolonial Belanda setelah selesai melaksanakan rapat, merupakan peristiwa yang tak bisa di lupakan dari ingatan. Korban sembilan tokoh pejuang PORI seperti Khatib Sulaiman bersama puluhan warga nagari Situjuh Batua yang tergabung dalam lasykar masyarakat, BPNK, PMI, Dapur Umum menjadi saksi bisu atas peristiwa tersebut, juga menjadi saksi atas peran Nagari Situjuh Batua pada masa Perang.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional
- Tahun
- 2008
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-02-22T02:03:35Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah