Cili sebagai lambang dewi kesuburan di Bali
Widia, Wayan; Budiastra, Putu; Wirata, Gst Putu
Kehidupan penduduk Bali yang taat sebagai penganut agama Hindu tidak dapat dilepaskan dari kegiatan ritual masyarakat sekitarnya. Pemujaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan segala manifestasinya dilaksanakan hampir setiap saat, dimulai dari kegiatan yang dilakukan di rumah sampai kepada pemujaan yang bersifat teritorial.
Dalam menunjukkan hormat kepadaNya, mereka tidak lupa menghaturkan banten (sajen) sebagai sarana yang sekaligus pula merupakan perwujudan rasa terima kasih umat kepada yang maha kuasa.
Sajen yang dipersembahkan ini terdiri dari makanan, buah-buahan yang ditata dengan rapi serta dihias dengan berbagai bentuk hiasan yang dibuat nasi, tepung, maupun daun-daunan yang berwarna-warni. Pada salah satu bentuk ini terdapat suatu hiasan yang juga merupakan simbol seorang wanita dengan pinggang ramping, dan hiasan kepala yang sedikit melebar. Bentuk simbol wanita seperti ini oleh masyarakat dinamai Cili.
Dalam menunjukkan hormat kepadaNya, mereka tidak lupa menghaturkan banten (sajen) sebagai sarana yang sekaligus pula merupakan perwujudan rasa terima kasih umat kepada yang maha kuasa.
Sajen yang dipersembahkan ini terdiri dari makanan, buah-buahan yang ditata dengan rapi serta dihias dengan berbagai bentuk hiasan yang dibuat nasi, tepung, maupun daun-daunan yang berwarna-warni. Pada salah satu bentuk ini terdapat suatu hiasan yang juga merupakan simbol seorang wanita dengan pinggang ramping, dan hiasan kepala yang sedikit melebar. Bentuk simbol wanita seperti ini oleh masyarakat dinamai Cili.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Pembinaan Permuseuman Bali
- Tahun
- 1989
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-10-23T02:53:00Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah