Toponim Surakarta : keragaman budaya dalam penamaan ruang kota
Sudharmono, Sudharmono; Wardoyo, Widi Waskita; Radjiman, Radjiman; Priyatmoko, Heri; Warto, Warto
Kota Surakarta yang dikenal sebagai pusat kebudayaan Jawa mempunyai tinggalan budaya yang sangat bervariasi. Satu tinggalan yang penting adalah penamaan nama kampung, yang dalam ilmu akademis lebih dikenal sebagai toponim. Toponim adalah cabang ilmu kebumian yang mempelajari penamaan unsur geografi, baik buatan alam maupun manusia. Selain berkenaan dengan nama rupa bumi, ilmu ini juga mengkaji pembakuan penulisan, ejaan, pengucapan (fonetik), sejarah penamaan, korelasi nama dengan sumber daya sebuah unsur geografi. Lebih dari itu ilmu ini juga berkaitan erat dengan kajian linguistik, antropologi, geografi sejarah dan kebudayaan. Setiap penamaan suatu kawasan geografis tentu merupakan perwujudan proses dinamis manusia dan alam. Dibalik nama-nama tersebut terkandung kearifan lokal yang dapat menunjukkan keadaan sosial, budaya dan gejala alam seperti bencana, tsunami, gempa bumi dan lain sebagainya. Dengan pemahaman terhadap wilayah dimana manusia itu hidup maka hubungan antara alam dan manusia akan saling menjaga.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Geografi Sejarah
- Tahun
- 2010
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-05-23T07:51:06Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah