Ulu Riau : pelabuhan bersejarah di Pulau Biram Dewa
Wijaya, Arif; De Saputra, Syahrial
Ada beberapa sebab mengapa Kemaharajaan Melayu mengalami dinamika yang sangat cepat mulai dari bandar Sri Malaka, Johor dan Riau Lingga. Dari segi geografi; memang terletak pada tempat pertemuan dari angin Muson yang, selalu bertiup dalam setengah tahun berganti arah.
Dengan ini menjadi tempat persinggahan utarna peniaga-peniaga dari dunia timur dan barat, seperti Parsia, Gujarat, India, dan China. Keselamatan; pelabuhan-pelabuhan tersebut diatas mempunyai kemudahan-kemudahan yang baik, dan lagi daripada segi keselamatan mendapat jaminan dari pemerintah (Raja Malaka dan Johor) ketika itu.
Pengaruh penyebaran agarna Islam; dimana sepanjang abad saudagar-saudagar Islam mulai menanamkan pengaruhnya di semenanjung Melayu hingga ke Kepulauan Riau. Hal ini menjadi daya tarik yang menarik dari pedagang-pedagang muslim.
Barang-barang yang diperdagangkan oleh pedagang dari peniaga India adalah kain benang kapas, pelikat, senjata, gincu, bau-bauan, tembaga merah, air raksa, kain arab. Saudagar dari Benggala yaitu obat-obatan dan candu. Saudagar dari China membawa kain Sutera, tembikar,kain benang emas, kain satin, dan tembaga. Peniaga dari kawasan Nusantara dan Melayu sendiri mewarkan bunga cengkih, buah pala, kayu cendana, lada hitam dan emas, bijih timah, emas, kapur barus, beras, dan akar kayu-kayuan untuk obat.
Dengan ini menjadi tempat persinggahan utarna peniaga-peniaga dari dunia timur dan barat, seperti Parsia, Gujarat, India, dan China. Keselamatan; pelabuhan-pelabuhan tersebut diatas mempunyai kemudahan-kemudahan yang baik, dan lagi daripada segi keselamatan mendapat jaminan dari pemerintah (Raja Malaka dan Johor) ketika itu.
Pengaruh penyebaran agarna Islam; dimana sepanjang abad saudagar-saudagar Islam mulai menanamkan pengaruhnya di semenanjung Melayu hingga ke Kepulauan Riau. Hal ini menjadi daya tarik yang menarik dari pedagang-pedagang muslim.
Barang-barang yang diperdagangkan oleh pedagang dari peniaga India adalah kain benang kapas, pelikat, senjata, gincu, bau-bauan, tembaga merah, air raksa, kain arab. Saudagar dari Benggala yaitu obat-obatan dan candu. Saudagar dari China membawa kain Sutera, tembikar,kain benang emas, kain satin, dan tembaga. Peniaga dari kawasan Nusantara dan Melayu sendiri mewarkan bunga cengkih, buah pala, kayu cendana, lada hitam dan emas, bijih timah, emas, kapur barus, beras, dan akar kayu-kayuan untuk obat.
Detail Information
- Publisher
- Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional Tanjunpinang
- Tahun
- 2003
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-01-05T04:39:49Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah