Booklet: Mayor Teuku Manyak No.91/2022
Hamdani, Nasrul
Boleh dibilang tidak banyak orang di Aceh yang mengetahui
kisah Teuku Manyak sebagai tentara. Ia lebih dikenal sebagai politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, partai yang selalu memenangi Pemilihan Umum di Aceh sejak penggabungan partai politik pada 1973 hingga akhir pemerintahan Orde Baru.
Barangkali juga, tidak banyak pula yang tahu jika Teuku
Manyak adalah salah satu Perwira TNI Aceh yang menjadi korban perseteruan politik menjelang akhir pergolakan DI/TII dan awal kecamuk Sumatera akibat Gerakan PRRI. Manyak karena terus mencoba membujuk Tgk. Daud Beureueh yang pindah ke
Beureunuen dituduh terlibat DI/TII.
Buku kecil seri informasi sejarah ini menceritakan
beberapa bagian kisah hidup Mayor Teuku Manyak dan
hubungannya dengan rentetan peristiwa yang kelak menjadi cerita sejarah Aceh, mulai dari masa kolonial, kemerdekaan hingga pergolakan DI/TII yang mengubah pandangan Jakarta terhadap Aceh, “Daerah Modal” menopang eksistensi Indonesia selama 1945-1949. Rentetan inilah yang membuat kisah hidup Teuku Manyak istimewa terutama dalam memahami konflik di Aceh yang mendorong perubahan dan kesinambungan sosial di Aceh sejak kemerdekaan hingga kini.
kisah Teuku Manyak sebagai tentara. Ia lebih dikenal sebagai politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Aceh, partai yang selalu memenangi Pemilihan Umum di Aceh sejak penggabungan partai politik pada 1973 hingga akhir pemerintahan Orde Baru.
Barangkali juga, tidak banyak pula yang tahu jika Teuku
Manyak adalah salah satu Perwira TNI Aceh yang menjadi korban perseteruan politik menjelang akhir pergolakan DI/TII dan awal kecamuk Sumatera akibat Gerakan PRRI. Manyak karena terus mencoba membujuk Tgk. Daud Beureueh yang pindah ke
Beureunuen dituduh terlibat DI/TII.
Buku kecil seri informasi sejarah ini menceritakan
beberapa bagian kisah hidup Mayor Teuku Manyak dan
hubungannya dengan rentetan peristiwa yang kelak menjadi cerita sejarah Aceh, mulai dari masa kolonial, kemerdekaan hingga pergolakan DI/TII yang mengubah pandangan Jakarta terhadap Aceh, “Daerah Modal” menopang eksistensi Indonesia selama 1945-1949. Rentetan inilah yang membuat kisah hidup Teuku Manyak istimewa terutama dalam memahami konflik di Aceh yang mendorong perubahan dan kesinambungan sosial di Aceh sejak kemerdekaan hingga kini.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-08T06:09:27Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah