Ayam yang bersepatu dan berkacamata
Lerick, Welem Thomas
Pada zaman dulu, ada pasangan petani di Pulau Kisar bernama Topur Ray dan Pui Ili. Keluarga ini tidak punya keturunan. Pekerjaan mereka adalah menanam jagung. Setiap malam sebelum beristirahat, mereka selalu berdiskusi dan saling mengeluh. Diskusi dan keluh mereka terkait dengan tidak ada anak dan pekerjaan mereka ketika musim tanam akan tiba. Kemudian suatu malam keduanya saling memberi pendapat perihal saat panen nanti siapa yang akan membantu mereka. Malam telah berlalu begitupun juga perbincangan mereka. Ketika pagi hari mereka terbagun, sang suami langsung menyampaikan terima kasih kepada sang istri dan memeluknya, dan berterima kasih dengan idenya tadi malam. Setelah mendengar ucapan terima kasih dari suaminya, sang istri dengan senyum berkata, kita mulai anyam sepatu dan kacamata untuk ayam dan kita pakaikan ke mereka. Setelah semua sepatu dan kacamata siap, mereka mengelompokan sepatu dan kacamata itu sesuai ukuran. Oleh karena hujan turun lebat, mereka tertidur lelap hingga pagi. Setelah bangun di pagi hari, di tengah-tengah hembusan udara pagi dan hangatnya sinar mentari pagi, mereka mulai menangkap ayam sambil memasangkan sepatu dan kacamata kepada mereka, seketika mereka merasa lucu menatap ayam-ayam itu dan tertawa terbahak-bahak. Sejak kejadian itu, mereka mengolah kebun dan menyiangi rumput hingga bibit bertumbuh besar, berbunga dan berbuah, dan tidak dapat dirusak oleh ayam milik mereka. Sepatu yang dipakai oleh ayam bertujuan agar ayam tidak mencakar dan merusak bibit-bibit yang ditanam pada saat musim menanam. Kacamata yang dipakaikan kepada ayama bertujuan agar menghalangi ayam untuk melihat dan merusak bunga dan buah dari jagung dan kacang. Sepatu dan kacamata itu terbuat dari daun koli.
Detail Information
- Publisher
- Kantor Bahasa Provinsi Maluku
- Tahun
- 2021
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-05-24T05:03:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah