Syair perang wangkang
Haji Sulaiman, Haji Sulaiman
Seperti tertera dalam judulnya, peristiwa yang diceritakan dalam bentuk syair ini memang tentang peperangan antara
Wangkang dengan Kompeni, dan terjadi di Borneo (Kalimantan). Kata Wangkang sendiri berarti perahu layar · Tiongpoa,
yang letak ·haluan dan buritannya tinggi. Bagian buritannya
hampir menyerupai padewakang dan disebut juga Wangka. Di
masa Indonesia Kuno, nama ini telah dikenal lama dan telah
ada artinya, yaitu perahu **).
Syair Perang Wangkang ini menurut Dr.Ph.S. Ronkel dalam bukunya Catalogus der Maleische Hanschriften, merupakan sajak penduduk pribumi Borneo tentang Perang Wangkan dan berasal dari Banjarmasin. Cerita ini ditulis oleh Haji
Sulaiman yang amat berjasa dan turut dalam peperangan itu.
Pada margine naskah terdapat catatan kata-kata aneh dalam
bahasa Belanda ***).
Wangkang dengan Kompeni, dan terjadi di Borneo (Kalimantan). Kata Wangkang sendiri berarti perahu layar · Tiongpoa,
yang letak ·haluan dan buritannya tinggi. Bagian buritannya
hampir menyerupai padewakang dan disebut juga Wangka. Di
masa Indonesia Kuno, nama ini telah dikenal lama dan telah
ada artinya, yaitu perahu **).
Syair Perang Wangkang ini menurut Dr.Ph.S. Ronkel dalam bukunya Catalogus der Maleische Hanschriften, merupakan sajak penduduk pribumi Borneo tentang Perang Wangkan dan berasal dari Banjarmasin. Cerita ini ditulis oleh Haji
Sulaiman yang amat berjasa dan turut dalam peperangan itu.
Pada margine naskah terdapat catatan kata-kata aneh dalam
bahasa Belanda ***).
Detail Information
- Publisher
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 1979
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2022-03-11T00:11:32Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah