Bebek Punyah
Taro, Made
Terbitnya kumpulan puisi Bibik Punya karya Made Taro
membuktikan bahwa semangat berkarya di kalangan sastrawan di Bali sangat terjaga. Buku ini menyusul beberapa buku sastra Bali modem yang telah diterbitkan oleh Balai Bahasa Denpasar. Made Taro adal ah budayawan Bali yang banyak memberikan perha tian pada kearifan lokal, terutama minatnya yang mendalam pada
permainan tradisional yang memadukan antara bahasa (syair), musikalitas (gending), dan gerak. Oleh karena itu, nuansa yang tertangkap dari puisi-puisi dalam kumpulan puisi ini sarat dengan pilihan kata yang ditujukan untuk menjaga musikalitas, namun tetap menjaga makna keseluruhan puisi. Selintas tampak bahwa puisi-puisi itu
beranjak dari irama pennainan tradisional, terutama karena dibangun dengan pilihan kata dari bahasa Bali lumrah dan ditegaskan dengan berbagai bunyi yang sudah akrab dalam ujaran berbahasa orang Bali, seperti tla tpong, bug. .. bug, ere!, ngak, pyak. . .pyak. ..
pyak, plong, cing cing, cimplungan, lang lang i lilang. Namun, di balik permainan kata dan bWlyi yang seolah-olah mengajak kita bermain-main sesungguhnya terkandWlg muatan ide yang sang at serius dan mendalam . Ide yang tidak mungkin akan lahir dari penyair yang
tidak memiliki daya kontemplasi dan ketajaman rnelihat fenomena sosial yang sedang tetjadi dalarn masyarakat.
membuktikan bahwa semangat berkarya di kalangan sastrawan di Bali sangat terjaga. Buku ini menyusul beberapa buku sastra Bali modem yang telah diterbitkan oleh Balai Bahasa Denpasar. Made Taro adal ah budayawan Bali yang banyak memberikan perha tian pada kearifan lokal, terutama minatnya yang mendalam pada
permainan tradisional yang memadukan antara bahasa (syair), musikalitas (gending), dan gerak. Oleh karena itu, nuansa yang tertangkap dari puisi-puisi dalam kumpulan puisi ini sarat dengan pilihan kata yang ditujukan untuk menjaga musikalitas, namun tetap menjaga makna keseluruhan puisi. Selintas tampak bahwa puisi-puisi itu
beranjak dari irama pennainan tradisional, terutama karena dibangun dengan pilihan kata dari bahasa Bali lumrah dan ditegaskan dengan berbagai bunyi yang sudah akrab dalam ujaran berbahasa orang Bali, seperti tla tpong, bug. .. bug, ere!, ngak, pyak. . .pyak. ..
pyak, plong, cing cing, cimplungan, lang lang i lilang. Namun, di balik permainan kata dan bWlyi yang seolah-olah mengajak kita bermain-main sesungguhnya terkandWlg muatan ide yang sang at serius dan mendalam . Ide yang tidak mungkin akan lahir dari penyair yang
tidak memiliki daya kontemplasi dan ketajaman rnelihat fenomena sosial yang sedang tetjadi dalarn masyarakat.
Detail Information
- Publisher
- Balai Bahasa Bali, Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan
- Tahun
- 2004
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-09-29T10:06:17Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah