Laporan penelitian hasil pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia tingkat SMA Tahun 2016
Hariro, Zamzam; Damhujin, Damhujin; Nining Nur Alaini, Nining Nur Alaini; Hidayat, Toni Syamsul; Hartanto, Hartanto; Hamid, Safoan Abdul; Susanti, Made Ana; Sumarjana, Yodi; Nurdin, Nurdin
Penelitian hasil pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia tingkat SMA tahun 2016 ini bertujuan untuk mendiskripsikan hasil pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia khususnya pada sekolah menengah tingkat atas yang telah menerapkan KTSP dan Kurikulum 2013.
Hasil penelitian menunjukan secara keseluruhan, sesuai dengan skema kemampuan menulis yang diapakai sebagai acuan penilaian teks siswa, rata-rata skor siswa masih berada pada angka dua. Pada item isi dua berarti sebagian besar isi sesuai dengan topik atau ide pokok, namun masih terdapat beberapa gap dan informasi yang tidak perlu. Untuk organisasi tulisan, angka dan dua bermakna "Tulisan sudah terorganisasi, namun belum terkontrol dengan baik". Angka dua untuk Kohesi "Secara umum tulisa sudah memenuhi unsur kohesifitas walaupun dalam beeberapa hal masih ada yang kurang dan tidak efektif"
Pada sisi Kosakata dan diksi skor bermakna "Masih ada kekurangan dalam penggunaan kosakata, ketidaktepatan diksi atau masih terdapat pemborosan kata'. Untuk tata bahasa, angka dua bermakna "Ada beberapa kesalahan tanda baca. Terakhir Ejaan bernilai dua artinya "Masih ada beberapa kesalahan ejaan" dan dapat disimpulkan dengan nilai sekitar 27% untuk skor 1, berarti tingkat kemampuan menulis siswa masih perlu ditingkatkan, walaupun ada sedikit siswa (11%)sudah menunjukan kemampuan menulis yang baik.
Hasil penelitian menunjukan secara keseluruhan, sesuai dengan skema kemampuan menulis yang diapakai sebagai acuan penilaian teks siswa, rata-rata skor siswa masih berada pada angka dua. Pada item isi dua berarti sebagian besar isi sesuai dengan topik atau ide pokok, namun masih terdapat beberapa gap dan informasi yang tidak perlu. Untuk organisasi tulisan, angka dan dua bermakna "Tulisan sudah terorganisasi, namun belum terkontrol dengan baik". Angka dua untuk Kohesi "Secara umum tulisa sudah memenuhi unsur kohesifitas walaupun dalam beeberapa hal masih ada yang kurang dan tidak efektif"
Pada sisi Kosakata dan diksi skor bermakna "Masih ada kekurangan dalam penggunaan kosakata, ketidaktepatan diksi atau masih terdapat pemborosan kata'. Untuk tata bahasa, angka dua bermakna "Ada beberapa kesalahan tanda baca. Terakhir Ejaan bernilai dua artinya "Masih ada beberapa kesalahan ejaan" dan dapat disimpulkan dengan nilai sekitar 27% untuk skor 1, berarti tingkat kemampuan menulis siswa masih perlu ditingkatkan, walaupun ada sedikit siswa (11%)sudah menunjukan kemampuan menulis yang baik.
Detail Information
- Publisher
- Kantor Bahasa Provinsi NTB
- Tahun
- 2016
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2021-01-26T17:48:51Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah