Buku pendidikan tinggi di masa pandemi covid-19 : pembelajaran perguruan tinggi dan implementasi merdeka belajar di masa pandemi covid-19
Kemendikbud, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi; Nizam, Nizam; Nurwardani, Paristiyanti; Hendayana, Yayat
Selalu ada hikmah di balik sesuatu. Nampaknya itu terjadi pada dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan adanya pandemi Covid-19, tidak hanya berdampak pada dunia kerja atau perekonomian, tetapi imbasnya juga dirasakan pada proses pembelajaran pendidikan tinggi. Dahulu mungkin sebelum adanya pandemi, dunia pembelajaran masih terkungkung pada suatu ruang kelas dan tatap muka secara langsung. Namun dengan adanya pandemi Covid-19, proses pembelajaran beralih ke pembelajaran daring dan virtual.
Hal tersebut memberikan kita ruang untuk berpikir pula bahwa proses pembelajaran tidak berhenti begitu saja karena ada wabah, namun justru proses pembelajaran bertransformasi menyesuaikan keadaan atau zaman. Hal ini mengikrarkan pula bahwa pembelajaran itu dapat dilakukan dimana saja dan dapat menggunakan ragam cara. Tidak ada kata berhenti untuk menimba ilmu.
Bahkan, relevansi pembelajaran dengan kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka, di masa pandemi pun masih bisa selaras dan sesuai. Hal ini menjadi dasar bahwa kebijakan yang sudah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memang juga dapat sangat dinamis baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan kenormalan yang baru.
Buku ini kami ciptakan sebagai informasi kepada khalayak luas untuk menjadi salah satu referensi bagaimana pembelajaran dan kebijakan pada masa pandemi Covid-19 dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Selain itu, buku ini juga menjadi kompilasi informasi mengenai peran perguruan tinggi secara bersama-sama dalam menghadapi Covid-19. Dari Covid-19 kita belajar. Dari wabah itu pula masih ada hikmah yang dapat dipetik bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
Hal tersebut memberikan kita ruang untuk berpikir pula bahwa proses pembelajaran tidak berhenti begitu saja karena ada wabah, namun justru proses pembelajaran bertransformasi menyesuaikan keadaan atau zaman. Hal ini mengikrarkan pula bahwa pembelajaran itu dapat dilakukan dimana saja dan dapat menggunakan ragam cara. Tidak ada kata berhenti untuk menimba ilmu.
Bahkan, relevansi pembelajaran dengan kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka, di masa pandemi pun masih bisa selaras dan sesuai. Hal ini menjadi dasar bahwa kebijakan yang sudah diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memang juga dapat sangat dinamis baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan kenormalan yang baru.
Buku ini kami ciptakan sebagai informasi kepada khalayak luas untuk menjadi salah satu referensi bagaimana pembelajaran dan kebijakan pada masa pandemi Covid-19 dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. Selain itu, buku ini juga menjadi kompilasi informasi mengenai peran perguruan tinggi secara bersama-sama dalam menghadapi Covid-19. Dari Covid-19 kita belajar. Dari wabah itu pula masih ada hikmah yang dapat dipetik bagi pendidikan tinggi di Indonesia.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-07-28T23:35:50Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah