Petunjuk pelaksanaan apresiasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) kreatif-rekreatif
Kemendikbud, Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus
Masyarakat pembelajar adalah pemegang kunci kemajuan bangsa. Salah satu syarat utama pembentukan masyarakat pembelajar adalah masyarakat yang gemar membaca. Tingkat literasi berkolerasi positif terhadap ekonomi dan kesejahteraan. Akses dan penguasaan ilmu pengetahuan, menjadi modal bagi seseorang untuk lebih berdaya dalam meningkatkan kualitas hidup.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah gerakan literasi secara masif, baik di tingkat pusat maupun daerah. Salah satunya yaitu Gerakan Literasi Masyarakat (GLM) yang dilaksanakan melalui Gerakan Indonesia Membaca (GIM), mendorong terbentuknya kampung literasi, pembentukan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), donasi buku dan sebagainya sampai ke desa-desa di seluruh Indonesia dengan melibatkan tokoh masyarakat, selebritas, penulis, relawan, pegiat literasi tampil menjadi sahabat literasi. Mereka berjuang bersama dan saling menginspirasi, serta mendorong kalangan swasta dan media untuk memberikan dukungan.
Dalam masa pandemi seperti sekarang ini perlu adanya jiwa sukarela dan semnagat gotong royong dalam membantu mayarakat sekitar terutama terkait dengan kegiatan literasi dimasyarakat diharapkan proses pembelajaran dan gerakan literasi dimasyarakat tetap berlangsung meski dalam masa pandemi covid19. Untuk itu dituntut peran serta aktif dan memberikan kontribusi positif dari semua kalangan. Masyarakat, secara sukarela menjadi relawan dan pegiat literasi. Tokoh masyarakat, selebritas, penulis, tampil menjadi Sahabat Literasi. Mereka berjuang bersama dan saling menginspirasi.
Mempertimbangkan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengelola TBM yang telah menggelorakan semangat dan kegiatan literasi di masyarakat. Salah satu bentuk apresiasi, melalui penghargaan TBM Kreatif-Rekreatif. Semoga apresiasi ini menambah semangat bagi semua untuk terus bahu-membahu menggelorakan literasi di Tanah Air
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan sejumlah gerakan literasi secara masif, baik di tingkat pusat maupun daerah. Salah satunya yaitu Gerakan Literasi Masyarakat (GLM) yang dilaksanakan melalui Gerakan Indonesia Membaca (GIM), mendorong terbentuknya kampung literasi, pembentukan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), donasi buku dan sebagainya sampai ke desa-desa di seluruh Indonesia dengan melibatkan tokoh masyarakat, selebritas, penulis, relawan, pegiat literasi tampil menjadi sahabat literasi. Mereka berjuang bersama dan saling menginspirasi, serta mendorong kalangan swasta dan media untuk memberikan dukungan.
Dalam masa pandemi seperti sekarang ini perlu adanya jiwa sukarela dan semnagat gotong royong dalam membantu mayarakat sekitar terutama terkait dengan kegiatan literasi dimasyarakat diharapkan proses pembelajaran dan gerakan literasi dimasyarakat tetap berlangsung meski dalam masa pandemi covid19. Untuk itu dituntut peran serta aktif dan memberikan kontribusi positif dari semua kalangan. Masyarakat, secara sukarela menjadi relawan dan pegiat literasi. Tokoh masyarakat, selebritas, penulis, tampil menjadi Sahabat Literasi. Mereka berjuang bersama dan saling menginspirasi.
Mempertimbangkan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pengelola TBM yang telah menggelorakan semangat dan kegiatan literasi di masyarakat. Salah satu bentuk apresiasi, melalui penghargaan TBM Kreatif-Rekreatif. Semoga apresiasi ini menambah semangat bagi semua untuk terus bahu-membahu menggelorakan literasi di Tanah Air
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus
- Tahun
- 2020
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2020-07-19T10:23:15Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah