• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Warta Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Inggris Bahasa Indonesia
Semua Komputer Filsafat Agama Ilmu-ilmu Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Kesusastraan Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. Perpustakaan Saung Baca Pintar
  2. Katalog
  3. Sejarah Kota Jakarta 1950-1980
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Sejarah Kota Jakarta 1950-1980

Sedyawati, Edi; Rahardjo, Supratikno; Johan, Irmawati M.

Dalam masa yang dibahas ini, 1950-1980, di mana Indonesia
telah merdeka, tampak bahwa penduduk Jakarta tidak lagi dikelompok-kelompokkan berdasar ras dan sukubangsa.
lni adalah bagian dari kebijakan Pemerintah R.I. untuk menggalang persatuan bangsa. Ras dan sukubangsa tidak dijadikan variabel dalam pengumpulan data sensus penduduk yang dilakukan oleh Biro Pusat Statistik. ,papat diduga bahwa strategi penghimpunan data: yang demikian ini didasari maksud untuk mencegah apa yang disebut "sukuisme", yaitu sentimen yang bersifat memperkembangkan rasa keterpisahan antar sukubangsa.
Apabila seorang peneliti ingin mengetahui hal-hal yang
bersifat ethnik dari data senseus tersebut, maka ia bisa berusaha mendekatinya melalui variabel-variabel lain, seperti misalnya "bahasa yang digunakan sehari-hari", "tempat kelahiran", "nam-a ayah", "nama ibu", dan lain-lain. Untuk jangka waktu tertentu memang barangkali variabel-variabel tak langsung itu dapat digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai golongan ethnik. Namun pada masa kini dan yang akan datang, ketika perkawinan campuran semakin sering terjadi, dan bahasa daerah semakin kurang digunakan, hal itu meJtjadi semakin
sulit dilakukan. Maka, hanya penelitian khususlah yang akan dapat menghasilkan data ethnik.
Detail Information
Publisher
Direktorat Jenderal Kebudayaan
Tahun
1986
Bahasa
id
Last Updated
2018-10-19T13:31:34Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Sejarah Indonesia
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

Perpustakaan Saung Baca Pintar
Perpustakaan Saung Baca Pintar
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

Perpustakaan kami merupakan pusat informasi dan pembelajaran yang menyediakan berbagai koleksi buku dan sumber digital. Kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan pendidikan dan meningkatkan minat baca masyarakat.

Statistik Pengunjung

Hari ini 6.499
Online: 6.490 Onsite: 9
Bulan ini 74.804
Online: 74.674 Onsite: 130
Total 475.905
Online: 460.016 Onsite: 15.889

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar